Operation Lunik, Ketika AS Menculik Wahana Luar Angkasa Milik Uni Soviet

0
295
Replika Skala Lunik 2 Probe
Operation Lunik, Ketika AS Menculik Wahana Luar Angkasa Milik Uni Soviet. Replika Skala Wahana Antariksa Lunik 2.
Sumber : RIA Novosti

Beberapa pencapaian prestisius ini rupanya membuat kalangan intelijen dan Angkatan Bersenjata Amerika Serikat penasaran. Selain fakta bahwa program Luna / Lunik telah menghasilkan beberapa rekor dunia, rupanya Amerika ingin mengetahui siapa saja yang memasok komponen – komponen dalam sistem Lunik sehingga dapat bekerja dengan baik sesuai dengan misinya. Wajar saja, AS pasti akan berusaha sekuat tenaga memetakan potensi lawannya di kala itu, yakni Uni Soviet.

Dengan mengetahui fasilitas mana saja yang memproduksi tiap-tiap komponen, AS dapat memetakan lokasi, kemampuan, serta jumlah aset industri strategis Uni Soviet di bidang penerbangan Antariksa / Luar Angkasa. Data itu sangat berguna apabila kelak terjadi konflik militer antara kedua negara dimana AS dapat dengan cepat menghancurkan pabrik / fasilitas industri strategis milik Uni Soviet dibidang Antariksa yang juga dapat dimanfaatkan Soviet sebagai Industri Pendukung bagi pengembangan teknologi militernya terutama untuk peluru kendali / rudal nuklir antar benua (ICBM).

BACA JUGA :  Korsel Bentuk Pasukan Elite Khusus Untuk Bunuh Kim Jong-un

Berangkat dari motivasi tersebut, ditambah dengan adanya informasi bahwa Uni Soviet sedang dengan bangga nya memamerkan wahana Lunik 2 pada sebuah tur eksibisi ke berbagai negara, membuat intelijen AS (CIA) segera menyusun rencana untuk dapat menggali informasi langsung dari unit wahana Antariksa Lunik 2 milik Uni Soviet tersebut. Akhirnya, dirancanglah sebuah operasi yang secara tidak resmi disebut sebagai “Operation Lunik”.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here