F-16 masih dalam kondisi baru ketika beraksi.
F-16 masih dalam kondisi baru ketika beraksi.

HobbyMiliter.com – Hingga kini pertempuran udara di atas Lembah Beka’a masih dikenang sebagai pertempuran legendaris. Seperti diakui banyak pemerhati militer, Angkatan Udara Israel berhasil membungkam jejaring situs rudal pertahanan udara Suriah dengan strategi yang amat jitu dan apik. Melalui perang elektronika. Strategi yang amat canggih pada masanya.

Permusuhan Israel-Suriah sebenarnya sudah terjadi, terutama setelah diketahui bahwa Inggris mendirikan Israel sebagai “agen” untuk mengontrol wilayah Timur Tengah.

Permusuhan makin menjadi-jadi terutama karena Suriah kerap melindungi para gerilyawan PLO setiap kali sehabis melakukan serangan ke Israel. Memang para gerilyawan tidak bersembunyi di Suriah, melainkan di Lebanon. Namun, masalah-nya Suriah senantiasa memberi perlindungan dengan kekuatan militernya.

BACA JUGA :  Pentagon Beberkan Keberadaan Senjata Nuklir Di Pulau Okinawa Jepang

Hal inilah yang kemudian menyulut Israel menggelar operasi militer untuk membungkam kekuatan militer Suriah di Lebanon. Dalam operasi ini Israel tak mengerahkan kekuatan udara yang tidak terlalu besar, namun luar biasa efektif. Pertempuran udara meletup di atas dataran tinggi Beka’a dan Israel berhasil memenangkannya secara telak.

1 COMMENT

  1. Perlu diketahui juga bhw Suriah melakukan blunder dlm pertempuran tsb dgn tdk mengikuti doktrinnya Soviet. SA-6 nya diparkir statis berminggu – minggu, membuat pesawat pengintai Israel leluasa menentukan posisi mereka. Emisi radar jg gak dikontrol ketat, shg gampang ditangkap. Utk kamuflase tdk pake jaring, tp pake asap yg malah keliatan. Gak mau masang decoy. Makanya habis. Israel pintar, sdgkn Suriahnya bodoh.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here