Wednesday, May 22, 2024
HomeAlutsistaHelikopterSejarah Perkembangan Teknologi Helikopter Tempur Rusia

Sejarah Perkembangan Teknologi Helikopter Tempur Rusia

Segudang kesaktian persenjataan Havoc tadi didukung oleh bentuk fisik yang ramping. Lebih ramping ketimbang keluarga Mi-24/35. Padahal mesin yang dipakai sama. Itu yang membuat Havoc digadang gadang lebih ganas ketimbang helikopter tempur russia Mi-24/35.

Heli Heli Tempur Terbaru Russia

Dua helikopter tempur Rusia terbaru: Mi-28 dan Ka-52
Dua helikopter tempur Rusia terbaru: Mi-28 dan Ka-52

Masih di era yang sama, di Rusia, Havoc punya rival berat. Pesaingnya adalah Kamov Ka-50 Chernaya Akula. Artinya adalah hiu hitam/Blackshark. Pihak NATO menjuluki Ka-50 dengan nama Hokum.

Namanya juga bersaing, so pasti Kamov punya trik buat mengganjal laju Havoc. Taktik yang disodorkan adalah sistem baling-baling utama bertumpuk (superimposed co-axial main rotor). Konsep macam ini sukses diadopsi pada heli-heli buatan-nya yang lain, macam heli Ka-25/27. Dengan teknologi tadi, fisik Ka-50 lebih ringkas ketimbang Havoc. Selain itu, heli ini hanya mengandalkan satu orang pilot saja buat mengoperasikannya.

BACA JUGA :  Foto Foto Heli Serang Kamov Ka-52K

Keberhasilan dalam inovasi rancang bangun diikuti dengan kehebatan soal senjata. Kabarnya senjata yang dibawa lebih dahsyat lagi dibandingkan Havoc. Sebut saja soal rudal antitank. Ka-50 mengusung rudal generasi akhir Vikhr (AT-9). Kemampuan antipesawat juga dimiliki dengan dipasangnya rudal Igla V. Sedang sebagai senjata tetap, bertengger sepucuk kanon kaliber 30 mm di bagian kanan tubuh Ka-50.

Inovasi selanjutnya, Kamov melahirkan turunan Ka-50, yaitu Ka-52 Alligator. Perbedaan helikopter tempur rusia ini adalah pada konfigurasi awak yang berjumlah dua orang. Keduanya duduk berdampingan pada kokpit yang lebih lebar. Mirip Mi-35, kabarnya Ka-52 juga bisa dipasangi dengan sejumlah avionik asal Barat.

BACA JUGA :  Kisah Intelijen: Pembelotan Pilot MiG-21 Irak ke Israel

Tak disangka, Rusia yang awalnya mencontoh strategi AS dalam perang Vietnam, bisa juga melahirkan helikopter helikopter tempur rusia yang super ganas. Walau untuk itu butuh proses yang cukup panjang Dan melelahkan.

Hanung Jati Purbakusuma
Hanung Jati Purbakusumahttps://www.hobbymiliter.com/
Sangat tertarik dengan literatur dunia kemiliteran. Gemar mengkoleksi berbagai jenis miniatur alutsista, terutama yang bertipe diecast dengan skala 1/72. Koleksinya dari pesawat tempur hingga meriam artileri anti serangan udara, kebanyakan diecast skala 1/72.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Most Popular

Baca Juga

Isi Teks Sapta Marga TNI

Isi Teks Sapta Marga TNI

0
Sapta MargaKami Warga Negara Kesatuan Republik Indonesia yang bersendikan Pancasila. Kami Patriot Indonesia, pendukung serta pembela Ideologi Negara yang bertanggung jawab dan tidak...
2 buah KRI Kelas Ahmad Yani

KRI Kelas Van Speijk

Recent Comments