RB-57D tersebut terbang mengarah ke jarak tembak system SAM SA-2 Guideline/S-75 Dvina dari 2nd Rocket (i.e. missile) Battalion dibawah komando Yue Zhenhua. Ketika jarak sasaran masih di 200Km, dia menerima perintah untuk menghancurkan sasaran. Radar battalion tersebut mendeteksi sasaran di jarak 115Km, dan jarak pun semakin mengecil sejalan dengan si RB-57 terbang kea rah Beijing. Dan ketika sasaran berjarak 41Km, Yue Zhenhua memberin perintah untuk menembakkan 3 rudal sekaligus secara salvo. Rudal pertama tercatat ditembakkan pada 12:04 waktu setempat dan segera diikuti 2 rudal sisanya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here