Sunday, March 3, 2024
HomeMiliterKisah MiliterFoto Foto Darurat Militer Aceh 2003-2004, Operasi Militer Lawan GAM

Foto Foto Darurat Militer Aceh 2003-2004, Operasi Militer Lawan GAM

Ranpur sepuh Kavaleri TNI AD, Alvis Saracen juga masih berperan penting dalam operasi pemulihan keamanan di wilayah Aceh ini. Ranpur yang dibeli dari Inggris di jaman Presiden Soekarno ini, di tahun 2019 ini ternyata juga masih mengabdi di TNI AD. Di Aceh, ranpur ini sering mengawal konvoi travel dan logistik dari Medan ke Banda Aceh. Pengawalan diperlukan agar pasokan sembako dan angkutan umum tidak terganggu keamanannya.

Pasukan TNI mengamankan IED bom pipa GAM di Aceh 2003
Pasukan TNI mengamankan blokade jalan yang dilakukan oleh GAM di Aceh 2003

Ketika melakukan penghadangan, anggota GAM tidak hanya menyerang dengan senjata ringan seperti senapan serbu AK47, AK74 dan M-16. Tetapi juga sudah menggunakan bom pipa yang ditanam sebagai IED di tepi jalan. Bom ini akan mengakibatkan kerusakan bagi kendaraan biasa yang tidak memiliki lapisan baja dan perlindungan terhadap ranjau.

Pos keamanan TNI di Operasi Darurat Militer Aceh 2003
Pos keamanan TNI di Operasi Darurat Militer Aceh 2003

Pasukan TNI mendirikan pos pos pemantauan di tepi jalan. Pos pos ini melakukan pemeriksaan dan pengamanan, sekaligus mempersempit gerak anggota GAM dalam melakukan aksinya. Tampak warga desa melewati pos TNI di tepi jalan. Pos ini juga menjadi tempat istirahat pasukan TNI yang melakukan patroli keamanan.

BACA JUGA :  Media Tiongkok Ancam India Soal Penjualan Rudal Akash Ke Vietnam
Anggota TNI merawat senjata di Aceh 2003
Anggota TNI merawat senjata di Aceh 2003

Di waktu senggangnya, sembari beristirahat anggota TNI harus merawat dan membersihkan senjatanya agar dapat berfungsi dengan baik selalu. Terutama agar tidak macet ketika digunakan dalam baku tembak jika terjadi kontak senjata dengan pasukan GAM. Senjata ini adalah istri pertama anggota TNI di dalam tugas. 

Pos TNI di Darurat Militer Aceh, 2003
Pos TNI di Darurat Militer Aceh, 2003

Beginilah suasana di pos keamanan yang didirikan TNI. Antara pos pos ini dilakukan patroli rutin yang dilakukan secara random dan acak. Seringnya patroli antar pos ini mempersempit gerakan anggota GAM dan dapat memutus rantai logistik anggota GAM. Tampak rentengan peluru senapan mesin digantungkan di pos ini. Walaupun di daerah operasi, prajurit tidak mau ketinggalan informasi dengan tetap membaca berita koran.

Kavaleri TNI di Aceh 2003
Kavaleri TNI di Aceh 2003

Seorang komandan kendaraan tempur kavaleri dengan menggunakan binokular mengarahkan kendaraannya ke titik tertentu. Kendaraan tempur yang dimiliki TNI, walaupun jadul dan lawas, merupakan force multiplier bagi kekuatan TNI dalam melaksanakan operasi militer melawan GAM di daerah Aceh ini.

BACA JUGA :  HSV-2 Swift, Kondisinya Setelah Dihajar Rudal Anti Kapal C802
Truk rantis TNI dengan armor batang kelapa. Lapisan batang kelapa ditambah lapisan baja mampu memberikan perlindungan terhadap senjata kaliber kecil.
Truk rantis TNI dengan armor batang kelapa. Lapisan batang kelapa ditambah lapisan baja dirasa mampu memberikan perlindungan terhadap senjata kaliber kecil.

Untuk mengurangi korban akibat penghadangan terhadap kendaraan truk taktis TNI, maka anggota TNI di Aceh melakukan improvisasi terhadap truk pengangkut pasukannya. Biasanya dipasang lapisan baja tambahan dengan las manual, kemudian ditambahi batang batang kelapa sebagai tambahan armor. Walau sederhana, trik yang diaplikasikan dilapangan ini mampu mengurangi korban yang tertembak akibat penghadangan anggota GAM.

Glugu Armor di Aceh
Glugu Armor di Aceh

Glugu Armor ini banyak diaplikasikan di truk truk rantis TNI, pos pos keamanan serta tempat tempat lain yang sering mendapatkan gangguan keamanan dari GAM. Dari evaluasi terhadap pergerakan pasukan menggunakan rantis di Aceh, akhirnya TNI dan Pindad membangun APC Anoa 6×6 dengan melakukan reverse engineering terhadap ranpur VAB 4×4. Selain itu, TNI juga membentuk batalyon batalyon infantri mekanis.

BACA JUGA :  M79 Grenade Launcher, Senjata Legendaris di Kancah Perang Vietnam
TNI melayani kontak tembak dengan Gerakan Aceh Merdeka, 2003
TNI melayani kontak tembak dengan Gerakan Aceh Merdeka, 2003

Pasukan TNI bergegas turun dari kendaraan tempur untuk melayani kontak tembak yang diberikan oleh anggota Gerakan Aceh Merdeka. Kendaraan lapis baja tersebut memberikan perlindungan terhadap serangan senjata kaliber kecil. Kendaraan tersebut juga dapat memberikan firepower tambahan dengan kanon dan senapan mesin berat yang dibawanya.

Penembak senapan mesin sedang beraksi
Penembak senapan mesin sedang beraksi

Penembak senapan mesin memberikan covering fire terhadap rekan pasukannya. Tembakan yang diberikan secara terus menerus dapat menekan lawan untuk menghentikan tembakannya dan membuat pasukan kawan bisa maju dan balas menembak lawan. Senapan mesin regu ini membuat sebuah pasukan mempunyai firepower berlipat dibandingkan dengan anggota GAM yang menjadi musuhnya.

Perjanjian damai Helsinki
Perjanjian damai Helsinki

Kini semuanya sudah selesai. Perjanjian Helsinki sudah ditandatangani dan point pointnya sudah dilaksanakan. Diantaranya, GAM menghentikan perlawananya, diterapkannya Syariat Islam dalam hukum daerah serta adanya partai lokal Aceh. Mari kita doakan agar damai senantiasa ada di NKRI ini.

Hanung Jati Purbakusuma
Hanung Jati Purbakusumahttps://www.hobbymiliter.com/
Sangat tertarik dengan literatur dunia kemiliteran. Gemar mengkoleksi berbagai jenis miniatur alutsista, terutama yang bertipe diecast dengan skala 1/72. Koleksinya dari pesawat tempur hingga meriam artileri anti serangan udara, kebanyakan diecast skala 1/72.

1 COMMENT

  1. Jika Pindad saat itu melakukan reverse engineering terhadap VAB menjadi Anoa 6×6, kapan dilakukan reverse engineering terhadap anti-tank rocket launcher (LRAC F1, PF-98, RPG-7), ATGM (Javelin), MANPADS (Igla, Stinger, RBS-70), truk angkut personel, dll? Semoga kemandirian alutsista semakin meningkat.

Comments are closed.

Most Popular

Baca Juga

Anggaran Militer Naik, TNI pun Bangun Pangkalan Udara Militer di Indonesia Timur

Anggaran Militer Naik, TNI pun Bangun Pangkalan Udara Militer di Indonesia...

0
Hobbymiliter.com - Presiden Joko Widodo telah menyampaikan bahwa akan meningkatkan anggaran untuk Militer Indonesia. Dalam rapat terbatas yang diadakan pada hari Selasa kemarin itu,...

Recent Comments