Monday, November 23, 2020
Home Alutsista Rudal Mengenal Rudal CHAMP, Senjata Untuk Mematikan Perangkat Elektronik

Mengenal Rudal CHAMP, Senjata Untuk Mematikan Perangkat Elektronik

Mengenal Rudal CHAMP, Senjata Untuk Mematikan Perangkat Elektronik – HobbyMiliter.com – Pernahkah anda merasa jengkel dengan PLN yang tiba – tiba melakukan pemadaman listrik bergilir tanpa ada pemberitahuan sebelumnya? Atau pernahkah anda merasa emosi sekaligus panik ketika smartphone kesayangan anda tiba – tiba mati? sangat tidak menyenangkan bukan?

Nah, tahukah anda, bahwa ternyata, ada juga senjata yang dapat digunakan untuk mematikan secara permanen berbagai jenis peralatan elektronik? jika anda belum mengetahuinya, simak artikel singkat berikut yang akan membahas tentang profil senjata tersebut. Inilah kisah CHAMP, senjata untuk mematikan perangkat elektronika.

Rudal AGM86B ALCM, platform rudal yang mampu bawa sistem senjata CHAMP.
Rudal AGM86B ALCM, platform rudal yang mampu bawa sistem senjata CHAMP.
Sumber : military-today

Counter-electronics High Power Microwave Advanced Missile Project

Counter-electronics High Power Microwave Advanced Missile Project yang kemudian disingkat CHAMP, merupakan sebuah proyek senjata perang elektronika (pernika) non lethal yang dibangun oleh Amerika Serikat. Tujuan utama dari pengembangan senjata CHAMP ini adalah untuk membuat sebuah senjata pernika dengan kemampuan yang berbeda dari senjata – senjata pernika yang sudah ada dan telah digunakan secara umum.

Senjata – senjata pernika yang sudah ada dan digunakan secara umum oleh banyak militer dari banyak negara pada dasarnya memiliki konsep sebagai jammer yakni alat yang digunakan untuk mengganggu frekuensi, atau kinerja dari berbagai jenis perangkat elektronik dan digunakan secara temporer atau dalam jangka waktu tertentu dan jika jammer tersebut sudah dimatikan maka peralatan elektronik tersebut akan dapat berfungsi normal kembali.

Konsep jammer berbeda dengan konsep yang ditawarkan oleh CHAMP, sebuah senjata pernika generasi terbaru dengan kemampuan mematikan secara permanen segala jenis peralatan elektronika yang terkena pancaran gelombang mikro yang dipancarkannya. Sehingga meskipun perangkat CHAMP tersebut telah berhasil dihancurkan tetap tidak akan dapat memulihkan kembali perangkat elektronika yang diserangnya.

BACA JUGA :  Latihan Penembakan dan Pengeboman di AWR Pulung Ponorogo

Jadi dapat dikatakan bahwa sebuah sistem senjata pernika CHAMP merupakan sistem senjata yang mampu merusak kan segala jenis sistem elektronika secara permanen dengan tanpa memberikan korban jiwa baik dipihak AS maupun di pihak musuhnya yang ia serang. Dengan kata lain, sistem senjata pernika tersebut mampu memberikan pukulan yang telak meskipun tidak terlihat secara kasat mata. Sistem ini telah dikembangkan oleh Amerika Serikat setidaknya sejak sekitar tahun 2010 lalu, dimana uji coba sistem senjata ini dilangsungkan pada tahun 2012 (yang terpublikasi,red) dengan hasil kesuksesan uji coba 100%.

Bagaimana Sistem Senjata CHAMP Bekerja?

Bagaimana Sistem Senjata CHAMP Bekerja.
Bagaimana Sistem Senjata CHAMP Bekerja.
Sumber : National Academies Press

Sistem senjata CHAMP bekerja dengan cara yang unik. Kompleks pemancar gelombang mikro ini dapat dipasangkan kedalam sebuah platform rudal jelajah tipe AGM-86 B ALCM. Rudal AGM-86 B ALCM ini merupakan rudal jelajah yang dapat diluncurkan dari pesawat pembom strategis B-52 Stratofortress milik Angkatan Udara Amerika Serikat atau USAF.

Begitu rudal ini diluncurkan, ia akan terbang sesuai dengan rute perjalanan atau flight plan yang telah direncanakan menuju ke area sasaran. Setibanya di area sasaran, perangkat sistem senjata CHAMP akan menembakkan gelombang elektromagnetik yang dapat mematikan berbagai macam perangkat elektronik yang ada di area sasaran yang terdampak oleh pancaran gelombang elektromagnetik tersebut.

Sebuah Pesawat Pembom Strategis B52 Stratofortress Meluncurkan Rudal Jelajah AGM86B.
Sebuah Pesawat Pembom Strategis B52 Stratofortress Meluncurkan Rudal Jelajah AGM86B.
Sumber : the aviationist

Secara sederhananya, sistem senjata CHAMP bekerja dengan cara menembakkan gelombang elektromagnetik ke titik sasaran sehingga area terdampak akan mengalami kerusakan dan kelumpuhan sistem elektronika nya (seperti misalnya mati listrik mendadak, atau smartphone dan komputer yang tiba – tiba mati total).

BACA JUGA :  Barongsai Yonif 413 Kostrad

Setelah berhasil melaksanakan misi nya, rudal jelajah pembawa sistem senjata non lethal tersebut akan secara otomatis menghancurkan diri sendiri dengan mekanisme self-demolition yang dimilikinya. Dengan cara kerja yang demikian, dapat ditemukan beberapa faktor utama yang mempengaruhi kesuksesan dari setiap misi yang nantinya diemban oleh sistem senjata CHAMP ini, diantaranya sebagai berikut :

  1. Luasan area sasaran yang akan atau hendak diserang
  2. Ketinggian terbang platform rudal yang membawa sistem senjata CHAMP tersebut
  3. Daya tahan perangkat di area sasaran terhadap gelombang elektromagnetik

Nyaris Ditembakkan Ke Korea Utara

HobbyMiliter membahas sistem senjata CHAMP bukan tanpa alasan. Selain karena cara kerjanya yang unik, konon sistem senjata inilah yang hampir ditembakkan ke Korea Utara beberapa tahun silam. Sebelumnya, pada tahun 2012 silam, sebuah uji coba dikabarkan telah sukses dilaksanakan atas sistem senjata CHAMP tersebut di Utah Test and Training Range yang berlokasi di Hill Air Force Base, Amerika Serikat.

Konsep 3D Tentang Sistem Senjata CHAMP.
Konsep 3D Tentang Sistem Senjata CHAMP.
Sumber : boeing

Kemudian, saat terjadi eskalasi tensi politik di Semenanjung Korea sejak tahun 2017 hingga awal 2018 lalu, dikabarkan bahwa CHAMP sempat nyaris di deploy atau diluncurkan ke wilayah Korea Utara. Amerika Serikat dikabarkan sempat menyiapkan rencana untuk meluncurkan sistem senjata non lethal tersebut saat penguasa Korea Utara, Kim Jong Un mengumbar ancaman hendak melaksanakan serangkaian uji peluncuran rudal nuklir antar benua atau Inter Continental Ballistic Missile pada kurun waktu tersebut (2017 hingga awal 2018,red).

BACA JUGA :  Video MiG-29: Manuver Take-Off Vertikal Yang Dasyat

Penutup

Terlepas dari jadi atau tidaknya sistem senjata CHAMP diluncurkan ke wilayah Korea Utara, ada beberapa hal yang perlu kita cermati bersama terkait hadirnya sistem senjata ini dalam dunia militer, pertahanan dan keamanan, diantaranya :

a. Sistem senjata CHAMP merupakan salah satu game changer atau penemuan penting yang dapat mengubah jalannya pertempuran dalam konflik militer yang akan terjadi di masa depan.

b. Hadirnya sistem CHAMP juga akan mengubah paradigma tentang konsep pertempuran elektronika atau electronic warfare dari yang dulunya lebih ke arah mengganggu sistem elektronika musuh menjadi lebih ke melumpuhkan sistem elektronika musuh. Secara taktis dan strategis, lumpuhnya sistem elektronika musuh merupakan pijakan bagi kemenangan atas kubu lawan.

c. Tidak perlu lagi AS pusing memikirkan keselamatan anggota unit pasukan khusus nya yang harus diterjunkan untuk melaksanakan misi sabotase, karena peranan mereka dapat digantikan oleh sistem senjata CHAMP ini.

d. Hadirnya sistem senjata CHAMP membuat Amerika Serikat lebih maju lagi secara teknologi dan meninggalkan lawan – lawan politis nya di dunia. Namun demikian dengan hadirnya sistem senjata ini, juga akan memicu perlombaan teknologi dari beberapa negara yang berseberangan pandangan politik dengan Amerika untuk mengembangkan senjata – senjata yang serupa dengan sistem senjata ini maupun juga untuk membuat antidot bagi sistem senjata non lethal ini.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Most Popular

SMX-31, kapal selam masa depan Prancis

SMX-31, kapal selam masa depan Prancis- Hobbymiliter.com. SMX-31 adalah suatu konsep kapal selam masa depan dari negeri Baguette. Konsep ini adalah unik karena memperkenalkan...

STRIL, Sistem koordinasi & datalink AU Swedia

Sejarah STRIL, Sistem Koordinasi & datalink AU Swedia- Hobbymiliter.com.  Bahwa Swedia terkenal sebagai salah satu negara di semenanjung Skandinavia yang bersifat independen atau dalam...

Bagaimana drone menaklukkan pertahanan udara ?

Bagaimana drone menaklukkan pertahanan udara ?- Hobbymiliter.com. Bidang Pertahanan udara dewasa ini memiliki sebuah pertanyaan,  utamanya setelah perang Suriah, Libya, serangan drone AS di...

Barbel Class, kapal selam diesel terakhir AS

Barbel Class, kapal selam diesel terakhir AS- hobbymiliter.com. Bahwa dewasa ini kita mengenal Angkatan laut AS utamanya dari armada kapal selam nuklirnya. Nama-nama seperti...

Recent Comments

black donkey{(revolution mindset)}>???? on MARINIR INDONESIA – AMERIKA BERBAGI ILMU DI SITUBONDO
Thomson Sirait on Kehidupan di KRI Makassar 590
Ananda Andriyo on Patroli di Tanah Papua
HobbyMiliter on Patroli di Tanah Papua