Thursday, September 24, 2020
Home Militer Kisah Militer Kisah Rahasia Intelijen Amerika Mendapatkan MiG-29 Fulcrum Untuk USAF

Kisah Rahasia Intelijen Amerika Mendapatkan MiG-29 Fulcrum Untuk USAF

Kisah Rahasia Intelijen Amerika Mendapatkan MiG-29 Fulcrum Untuk USAF – HobbyMiliter.com. Ketika Uni Soviet runtuh pada akhir tahun 1991, berbagai bekas negara bagiannya memperoleh warisan persenjataan yang kadang jumlahnya luar biasa banyaknya. Bahkan ada beberapa negara yang diwarisi industri pertahanan, cadangan senjata, pusat antariksa dan bahkan senjata nuklir. Dan tidak semuanya jatuh ke tangan Rusia, negara pewaris utamanya.

Salah satu MiG-29 Moldova yang kemudian menjadi MiG-29 USAF
Salah satu MiG-29 Moldova yang kemudian menjadi MiG-29 USAF

Salah satu kisah menarik terjadi di salah satu negara kecil eks pecahan Uni Soviet ini. Negara kecil ini bernama Republik Moldova. Ketika Uni Soviet runtuh, inventori Angkatan Udara Uni Soviet yang diwariskan kepada Angkatan Udara Moldova berupa 34 unit pesawat tempur MiG-29 Fulcrum (versi original, bukan mongkey model), 8 helikopter Mi-8 Hip beserta sejumlah pesawat angkut.

Warisan ini membentuk armada udara yang cukup banyak bagi negara kecil seukuran Moldova. Untuk memahami seberapa besar Moldova, populasi penduduk DKI Jakarta kira kira sekitar 3 kali lipat lebih banyak dari seluruh penduduk Moldova saat ini. Sedangkan luasnya kira kira seluas Provinsi Jawa Tengah.

MiG-29 Moldova sedang dipreteli sebelum diangkut ke Amerika
MiG-29 Moldova sedang dipreteli sebelum diangkut ke Amerika

Sebagai negara baru yang terbentuk akibat Uni Soviet hancur ekonominya, Moldova pun saat itu sedang mengalami krisis ekonomi yang cukup buruk. Sebagai akibatnya, alutsista warisan Uni Soviet pun tidak dapat dimanfaatkan dengan baik. Jangankan mengoperasikannya, merawatnya pun Moldova tidak ada uang.

Iran, dilain pihak dilaporkan tertarik untuk menambah inventori MiG-29 versi eksport mereka dan sedang mencari cari cara membeli barang barang diskon eks Uni Soviet di pasar senjata Eropa Timur. Intelijen Amerika Serikat pun menerima berita itu. Intelijen Amerika Serikat menjadi khawatir bahwa bisa saja Moldova memutuskan untuk  menjual MiG-29 Fulcrum eks Soviet tersebut ke Iran.

BACA JUGA :  Biografi Agus Supriatna, KSAU Ke 20 TNI AU Periode 2015 - 2017

Proses loading MiG-29 Moldova ke dalam C-17 Globemaster
Proses loading MiG-29 Moldova ke dalam C-17 Globemaster

Wajar saja mengingat MiG-29 Moldova tersebut merupakan versi original, bukan versi eskport yang sering dijuluki mongkey model karena kemampuannya sudah didiskon, walau harga jualnya dinaikkan. Intelijen Amerika pun bahkan menjadi lebih khawatir kembali ketika menerima informasi tambahan bahwa 14 unit dari MiG-29 tersebut adalah versi MiG-29C.

Versi ini spesial karena merupakan versi MiG-29 yang memiliki teknologi khusus agar bisa membawa senjata nuklir Uni Soviet, versi yang tidak pernah diekspor Soviet sama sekali. Amerika tidak ingin teknologi Soviet ini jatuh ke tangan Iran.

Jadi akhirnya, pada tahun 1997 Amerika mengeluarkan senjata intelijennya yang paling pamungkas untuk mendapatkan MiG-29 Moldova tersebut: Uang Cash. Dengan membawa ‘bantuan kemanusiaan’ senilai 40 Juta Dollar, ditambah sejumlah truk militer dan peralatan militer non senjata lainnya, Amerika Serikat membeli 21 unit MiG-29 asal Moldova tersebut.

MiG-29 eks Moldova di Wright-Patterson AFB, 2003
MiG-29 eks Moldova di Wright-Patterson AFB, 2003

Ke 14 MiG-29C yang ditakutkan jatuh ke tangan Iran tersebut termasuk diantaranya. Keseluruhan pesawat ini, dibongkar di Moldova, lalu bersama termasuk spare mesin dan spare part lainnya dimasukkan ke pesawat angkut raksasa C-17 Globemaster dan diterbangkan ke Dayton, Ohio, Amerika Serikat.

BACA JUGA :  SERUNYA MARINIR INDONESIA - AMERIKA DALAM LOMBA AGUSTUSAN

Sisa MiG-29 Fulcrum yang tidak dibeli oleh Amerika sudah terlanjur dibeli oleh Yaman dan Eritrea, negara baru yang waktu itu sedang berperang dengan Ethiopia. Kisah pertempuran MiG-29 Eritrea lawan Sukhoi Su-27 Ethiopia bisa dibaca di link ini.

Latihan dogfight F-16 USAF vs MiG-29 USAF diatas Groom Lake, 2009
Latihan dogfight F-16 USAF vs MiG-29 USAF diatas Groom Lake, 2009. MiG-29 yang ekor 2, ngebul.

Sampai di Amerika, ke 21 MiG-29 Fulcrum Amerika ini segera dirakit ulang dan dibuat ‘menghilang’, masuk kedalam labirin berbagai skadron testing dan evaluasi milik USAF, termasuk beberapa terlihat di wilayah udara Area 51, Nevada. Tempat dimana wilayah pengujian rahasia Groom Lake berada.

Latihan dogfight F-16 USAF vs MiG-29 USAF diatas Groom Lake, 2009. MiG-29 yang ekor 2, ngebul.
Latihan dogfight F-16 USAF vs MiG-29 USAF diatas Groom Lake, 2009. MiG-29 yang ekor 2, ngebul.

MiG-29 adalah pesawat yang lincah, cukup mematikan pada masanya dulu. Rudal AA-11 Archernya merupakan rudal yang canggih di era-1990-an karena kemampuannya mengunci sasaran melalui helm si pilotnya. Sehingga pilotnya tidak perlu memposisikan hidung pesawat di belakang lawan. Kemampuan ini baru diperoleh oleh pesawat tempur barat secara efektif di era 2000an sejalan diperkenalkannya AIM-9X Sidewinder. Terlambat 10 tahun.

Latihan dogfight F-16 USAF vs MiG-29 Fulcrum Amerika diatas Groom Lake, 2009. MiG-29 yang ekor 2, ngebul.
Latihan dogfight F-16 USAF vs MiG-29 USAF diatas Groom Lake, 2009. MiG-29 yang ekor 2, ngebul.

Namun, berkaitan dengan doktrin tempur Soviet dimana pilot tidak diberi keleluasaan lebih dalam mengambil keputusan dan lebih diharapkan menurut kepada komando dari ground controller, pesawat tempur MiG-29 memiliki avionik dan sistem manajemen pertempuran yang sangat kurang bagi standar barat.

Pilot sulit mendapatkan wawasan mengenai apa yang terjadi dengan sekitarnya, dengan wingmannya atau bahkan sering tidak mengetahui dirinya berada dimana dengan berdasarkan data dari instrumen yang ada didalam pesawat saja. Pilot harus berpatokan pada peta kertas di pahanya dan atau perintah dari GCI controller di stasiun radar pemandunya.

BACA JUGA :  Sejarah Rudal AIM-9 Sidewinder

MiG-29 Fulcrum Amerika eks Moldova di Museumkan dengan camo Soviet
MiG-29 USAF eks Moldova di Museumkan dengan camo Soviet

MiG-29 Fulcrum dinilai merupakan pesawat tempur dengan kemampuan manuver yang bagus, mesin yang rewel dan selalu mengeluarkan asap, tetapi mempunyai avionik yang dianggap berkonsep kuno, terutama dalam perkembangan strategi dan teknologi pertempuran udara masa kini. Kecuali tentunya, dilakukan upgrade seperti yang dilakukan oleh Polandia dengan MiG-29 yang dibelinya secara murah dari Jerman (1 Euro saja per buah).

Amerika sendiri sudah lama mengoperasikan berbagai pesawat buatan Uni Soviet dan China yang diperolehnya dengan cara cara intelijen dan tidak dibeli langsung dari sumbernya. Konon diantaranya adalah sejumlah varian MiG-17 eks AURI (yang mengoperasikan kopian MiG-17 buatan Polandia dan China) dan MiG-21 F13 eks AURI juga. Kita akan bahas kisah ini dilain artikel.

FYI, di tahun 1997 ini, Israel juga berhasil mendapatkan 3 buah MiG-29 utuh dari suatu negara Eropa Timur lainnya. Kisah intelijen ini juga akan kita bahas di lain artikel.

Saat ini, sebagian besar MiG-29 Fulcrum Amerika asal Moldova yang sempat mengabdi di USAF ini sudah pensiun. Beberapa sudah menghuni museum museum USAF yang tersebar di seantero Amerika. Namun, keberhasilan USAF menerbangkan MiG-29 dari Moldova selama sekitar 20 tahun dengan tanpa melakukan ‘service resmi’ patut dipelajari.

Hanung Jati Purbakusuma
Hanung Jati Purbakusumahttps://www.hobbymiliter.com/
Sangat tertarik dengan literatur dunia kemiliteran. Gemar mengkoleksi berbagai jenis miniatur alutsista, terutama yang bertipe diecast dengan skala 1/72. Koleksinya dari pesawat tempur hingga meriam artileri anti serangan udara, kebanyakan diecast skala 1/72.

8 COMMENTS

  1. Dan sebaliknya, bnyak juga alutsista US yg d dapat oleh Rusia, tp tdk d pubkasikan, salah satunya perpur legendaris F14 Tomcat yg d dapat dr Iran. Tanpa mempelajari teknologi Rusia, USA tdk mungkin bs semaju sekarang, krn sejak era MIG15 smpe MIG21 saja US sdh kalah telak bahkan d kelas pesawat pembom jarak jauh, sayang krismon menerpa USSR, kl tdk bs kita banyangkan gmn digdayanya Rusia, mungkin sm kl Jerman spt ketika era Hitler, krn teknoligi alutsista skrng dasarnya dr era Hitler

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Most Popular

Ngeteng, Cara Angkatan Udara Singapura Memperbanyak F-16 RSAF

Beli Ngeteng, Cara Singapura Memperbanyak F-16 RSAF - HobbyMiliter.com. Dalam diskusi diskusi di forum forum militer online maupun di grup grup militer di Facebook,...

Begini Cara Kerja Over The Horizon Radar (OTHR) Jindalee Australia

Begini Cara Kerja Over The Horizon Radar (OTHR) Jindalee Australia - HobbyMiliter.com - Meski telah jutaan tahun membalut Bumi, belum seluruh bagian atmosfer bisa...

Foto – Foto Dokumentasi Pendudukan Tentara Soviet di Perang Afghanistan Era 80-an

Foto - Foto Dokumentasi Pendudukan Tentara Soviet di Perang Afghanistan Era 80-an - HobbyMiliter.com. Perang Soviet di Afghanistan berlangsung selama lebih dari sembilan tahun....

Foto Foto Langka KRI Irian, Kapal Perang Indonesia Asal Soviet

Foto Foto Langka KRI Irian, Kapal Perang Indonesia Asal Soviet - HobbyMiliter.com. Pada saat persiapan operasi Trikora dalam rangka perebutan Irian Barat (sekarang Provinsi...

Recent Comments

black donkey{(revolution mindset)}>???? on MARINIR INDONESIA – AMERIKA BERBAGI ILMU DI SITUBONDO
Thomson Sirait on Kehidupan di KRI Makassar 590
Ananda Andriyo on Patroli di Tanah Papua
HobbyMiliter on Patroli di Tanah Papua