Pasukan Koalisi Lancarkan Serangan Udara Ke Suriah
Pasukan Koalisi Lancarkan Serangan Udara Ke Suriah. Suasana Langit Kota Damaskus Saat Serangan Mulai Dilaksanakan.Sumber : AP

HobbyMiliter.com – Pasukan Koalisi Lancarkan Serangan Udara Ke Suriah. Sejak dini hari tadi, 14 April 2018, ratusan peluru kendali (rudal) ditembakkan oleh unsur – unsur alutsista milik pasukan koalisi yang dipimpin Amerika Serikat (AS). Serangan udara ke wilayah sekitar Damaskus, ibukota Suriah ini merupakan aksi kedua setelah sebelumnya pada tahun lalu Amerika Serikat mengirimkan tidak kurang dari 59 unit rudal Tomahawk ke salah satu pangkalan udara milik Angkatan Udara Suriah pimpinan rezim Bashar Al Assad. Presiden Amerika Serikat, Donald Trump menyatakan bahwa ia telah mengeluarkan perintah kepada Angkatan Bersenjata Amerika Serikat untuk melaksanakan serangan udara terhadap apa yang ia sebut sebagai fasilitas persenjataan kimia (Chemical Weapon) yang dituduhkan telah digunakan oleh rezim Bashar Al Assad untuk melaksanakan serangan ke basis pemberontak di wilayah padat penduduk di kota Douma, Suriah.

Baca juga :   Menteri Turki Tuduh Washington Dalang Dibalik Kudeta Ankara, John Kerry Geram

Perintah tersebut langsung direspon oleh gugus tempur laut (guspurla) Angkatan Laut Amerika Serikat (US Navy) dengan diluncurkannya senjata berupa peluru kendali (rudal) jelajah untuk serangan darat Tomahawk Land Attack Missile atau disingkat TLAM. Selain US Navy, Angkatan Udara Amerika Serikat atau US Air Force juga melaksanakan serangan dengan menggunakan rudal jelajah untuk serangan presisi Joint Air-to-Surface Standoff Missile atau disingkat JASSM. Selain Amerika Serikat, beberapa negara juga turut melaksanakan serangan udara dengan koordinasi bersama dengan Amerika Serikat. Diantaranya Perancis dengan penembakan rudal jelajah SCALP EG yang mampu menghajar target dari jarak 1.000 kilometer. Selain itu masih ada pula Inggris dengan rudal jelajah presisi STORM SHADOW yang ditembakkan melalui pesawat tempur Tornado GR.4.

Baca juga :   AU Iran Gelar Latihan Tempur Pakai Pesawat Buatan AS
Pasukan Koalisi Lancarkan Serangan Udara Ke Suriah
Pasukan Koalisi Lancarkan Serangan Udara Ke Suriah. Salah Satu Senjata yang Digunakan Dalam Serangan Udara Hari Ini, Rudal Presisi JASSM (Joint Air-to-Surface Standoff Missile).
Sumber : thedrive

Waktu pelaksanaan serangan udara ini nyaris bertepatan dengan waktu ibadah Sholat Subuh. Rudal – rudal tersebut mulai menghantam sasaran yang berada disekitar wilayah ibukota Suriah, Damaskus sejak pukul 5 pagi. Pihak Angkatan Bersenjata Suriah (SAA) meluncurkan rudal – rudal penangkis serangan udara untuk menghadang kedatangan tamu – tamu tak diundang tersebut. Hingga saat ini masih simpang siur berapa rudal yang berhasil menghantam sasaran dan berapa rudal yang berhasil dicegat oleh rudal anti serangan udara milik Angkatan Bersenjata Suriah.

Baca juga :   Amerika Kembali Menolak Alih Teknologi Untuk KFX
Pasukan Koalisi Lancarkan Serangan Udara Ke Suriah
Pasukan Koalisi Lancarkan Serangan Udara Ke Suriah. Sebuah Unit Sistem Senjata Pertahanan Udara Milik Angkatan Bersenjata Suriah Dari Jenis SA-17 Atau lebih Dikenal Dengan Julukan Buk-M2 Dengan Beberapa Rudal Telah Ditembakkan Menghadang Ratusan Rudal Jelajah Yang Ditembakkan Oleh Pasukan Koalisi Pimpinan AS. Foto Diambil Disekitar Pangkalan Udara Mezzeh, Damaskus, Suriah.
Sumber : twitter

Jika kita melihat sekilas rudal – rudal yang digunakan oleh pasukan koalisi pimpinan Amerika Serikat tersebut semuanya merupakan elemen alutsista untuk serangan presisi terhadap target – target berukuran besar dari jarak jauh. Ini mengindikasikan bahwa semua negara yang menyerang Suriah tersebut tidak menginginkan adanya korban jiwa di pihak mereka sehingga lebih memilih meluncurkan serangan presisi untuk menghancurkan basis pertahanan udara musuh sebelum akhirnya juga menghancurkan fasilitas – fasilitas produksi senjata kimia milik rezim Bashar Al Assad.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here