Wednesday, February 1, 2023
HomeBlog MiliterBiografiBiografi Mochammad Idjon Djanbi, Bapak Kopassus Indonesia

Biografi Mochammad Idjon Djanbi, Bapak Kopassus Indonesia

Sehingga pada 14 Januari 1953, Kesko III berganti nama menjadi Kesatuan Komando Angkatan Darat (KKAD). Kemudian KSAD mengeluarkan surat keputusan pada 29 September 1953 tentang pengesahan pemakaian baret sebagai tutup kepala prajurit yang lulus pelatihan Komando. Lanjut pada 25 Juli 1955, KKAD berubah nama menjadi Resimen Pasukan Komando Angkatan Darat (RPKAD) di bawah komando Mayor Mochammad Idjon Djanbi.

Setahun kemudian, RPKAD menyelenggarakan pelatihan terjun payung pertama. Hal ini dimaksudkan untuk meningkatkan kemampuan pasukan komando di Margahayu Bandung. Langkah ini diambil karena Indonesia merupakan negara kepulauan yang besar. Idjon Djanbi menginginkan prajurit RPKAD memiliki bekal sebagai pasukan payung, sehingga dapat digerakkan ke medan operasi menggunakan pesawat. Lulusan pelatihan terjun payung meraih kualifikasi sebagai penerjun militer serta berhak menyandang wing penerjun.

Hanung Jati Purbakusuma
Hanung Jati Purbakusumahttps://www.hobbymiliter.com/
Sangat tertarik dengan literatur dunia kemiliteran. Gemar mengkoleksi berbagai jenis miniatur alutsista, terutama yang bertipe diecast dengan skala 1/72. Koleksinya dari pesawat tempur hingga meriam artileri anti serangan udara, kebanyakan diecast skala 1/72.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Most Popular

Baca Juga

Peluncur S-300 milik Armenia

Mengenal S-300PT & PS Varian Awal Dari S-300P.

0
Mengenal S-300PT & PS (SA-10 Grumble) Varian Awal Dari S-300P-Hobbymiliter.com. Belakangan ini nama sistem hanud S-300 mencuat kembali, utamanya pada konflik Nagorno-Karabakh dimana Azerbaijan...

Recent Comments