Tuesday, June 28, 2022
HomeBlog Militer6 Bukti Peran Indonesia Dalam Perdamaian Dunia

6 Bukti Peran Indonesia Dalam Perdamaian Dunia

6 Bukti Peran Indonesia Dalam Perdamaian Dunia – HobbyMiliter.com – Peran Indonesia dalam perdamaian dunia sudah terbukti bahkan sejak kemerdekaan tahun 1945. Komitmen Indonesia dalam menerapkan Pembukaan undang-undang Dasar 1945 alinea keempat seakan terbukti lewat beberapa aksinya.

Peran Indonesia Dalam Perdamaian Dunia

Ada beberapa peran Indonesia dalam perdamaian dunia yang diperlihatkan sejak dulu. Berikut beberapa diantaranya.

Indonesia Sebagai Pencetus Konferensi Asia Afrika 1955

Salah satu bukti peran Indonesia dalam perdamaian dunia adalah Indonesia termasuk dalam salah satu pelopor pencetus Konferensi Asia Afrika 1955 yang memiliki tujuan menghimpun persatuan negara-negara Asia-Afrika yang baru memperoleh kemerdekaan, mempromosikan serta meningkatkan kerjasama antar negara, termasuk juga di dalamnya menentang berbagai bentuk penjajahan.

Sebelum KAA diadakan, lima negara pelopor tercetusnya KAA melakukan dua kali pertemuan sebagai berikut:

  • Pertemuan pertama berlangsung pada tanggal 28 April hingga 2 Mei 1952 di Kolombo, Indonesia diwakili oleh Perdana Menteri Ali Sastroamidjojo, mengusulkan diadakannya Konferensi Asia-Afrika. Sementara keempat pelopor lainnya adalah Jawaharlal Nehru dari India, Mohammad Ali Bogra dari Pakistan, Sir John Kotelawala dari Sri Lanka, dan U Nu dari Burma.
  • Pertemuan kedua kelima perwakilan negara berlangsung di Istana Bogor pada tanggal 29 Desember 1952 dengan bahasan pematangan konsep KAA, tujuan persidangan, serta negara mana saja yang bakal diundang.
BACA JUGA :  Bom Mobil Al-Nusra Tewaskan Komandan Oposisi Di Selatan Suriah

Konferensi Asia-Afrika sendiri dilaksanakan tanggal 18 hingga 25 April 1955 di Bandung, Indonesia dan menghasilkan prinsip utama GNB atau Gerakan Non Blok yaitu Dasa Sila Bandung.

Indonesia Mengirimkan Kontingen Garuda Atau KONGA

Bentuk peran Indonesia dalam perdamaian dunia lainnya adalah dengan menyetujui berpartisipasi dan menyumbangkan pasukan pada komando PBB yaitu United Nations Emergency Forces atau UNEF yang merupakan pasukan khusus PBB yang dibentuk tanggal 5 November 1956 demi memelihara perdamaian di Timur Tengah.

Partisipasi Indonesia ditunjukkan dengan pembentukan pasukan Indonesia pada tanggal 28 Desember 1956 yang disebut Pasukan Garuda yang kemudian dikirim ke Timur Tengah bulan Januari 1957.

BACA JUGA :  Makna Pancasila Sebagai Dasar Negara Kesatuan Republik Indonesia

Hingga kini Pasukan Garuda masih aktif berperan serta dalam menjaga perdamaian dunia, berikut beberapa peran serta Pasukan Garuda selama ini:

  • Pasukan Garuda atau Kontingen Garuda II dan III dikirimkan dengan tujuan menjaga perdamaian di Kongo.
  • Pasukan Garuda IV, V, dan VII dikirim buat menjaga stabilitas Indocina akibat Perang Vietnam.
  • Pasukan Garuda VI dan VII dikirim ke Timur Tengah.
  • Pasukan Garuda IX dikirim ke Perbatasan Irak dan Kuwait.
  • Pasukan Garuda XII dikirim ke Kamboja.
  • Pasukan Garuda XIII dikirim ke Somalia.
  • Pasukan Garuda XIV dikirim ke Bosnia-Herzegovina.

Indonesia Merupakan Pelopor Gerakan Non Blok

Perang Dingin antara Blok Barat dan Blok Timur mengakibatkan negara-negara kawasan Asia, Afrika, dan Amerika Latin yang baru merdeka jadi target perebutan pertarungan pengaruh hingga banyak konflik seperti Perang Korea dan Perang Vietnam terjadi.

BACA JUGA :  Foto Foto Reruntuhan Kompleks Militer Rusia : Baterai Anti Kapal Selam Rusia

Karena itulah para pemimpin Asia dan Afrika sepakat membuat gerakan biar tidak terpengaruh persaingan tersebut. Alasan itulah yang membuat negara-negara tersebut berhimpun dan memutuskan tidak beraliansi dengan negara-negara berkekuatan besar mana pun. Indonesia diwakili Presiden Soekarno mendeklarasikan keinginannya buat tidak terlibat konfrontasi Perang Dingin tersebut. Karena itu Indonesia termasuk salah satu pelopor dari pembentukan gerakan tersebut yang kemudian dikenal dengan Gerakan Non Blok.

Gerakan Non Blok sampai saat ini sudah beranggotakan 120 negara. Partisipasi Indonesia di Gerakan Non Blok merupakan bukti peran Indonesia dalam perdamaian dunia walau secara tidak langsung.

Indonesia Merupakan Pelopor ASEAN

ASEAN yang merupakan organisasi bersifat non-politik dan militer dibentuk pada akhir tahun 1967 dengan tujuan mempererat hubungan sosial, ekonomi, politik, serta keamanan di kawasan Asia Tenggara. Negara anggota ASEAN berjumlah 10 negara ditambah dengan 5 negara perluasan.

Hanung Jati Purbakusuma
Hanung Jati Purbakusumahttps://www.hobbymiliter.com/
Sangat tertarik dengan literatur dunia kemiliteran. Gemar mengkoleksi berbagai jenis miniatur alutsista, terutama yang bertipe diecast dengan skala 1/72. Koleksinya dari pesawat tempur hingga meriam artileri anti serangan udara, kebanyakan diecast skala 1/72.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Most Popular

Baca Juga

NGAFV Singapura

Singapura Terjunkan NGAFV Sebagai Pengganti M113

0
Singapura Terjunkan Next Generation AFV (NGAFV) Sebagai Pengganti M113 - HobbyMiliter.com – M113 kini masih populer digunakan untuk menumpas militan pro ISIS di Filipina...

Recent Comments